puisi hujan
Hujan
dan matahari
(arsi
juwandy)
Pagi
itu aku terbangun dari tidurku
Tak seperti biasanya
Tak ada mentari yg menyapaku
Yang tersisa hanyalah rintikan hujan yang menungguku
Tak seperti biasanya
Tak ada mentari yg menyapaku
Yang tersisa hanyalah rintikan hujan yang menungguku
Hari
buruk
Hanya dingin yang menusuk kalbu
Ditemani secangkir kopi
Dilengkapi dengan alunan lagu
Mengusir kegelisahan yang datang mengganggu
Hanya dingin yang menusuk kalbu
Ditemani secangkir kopi
Dilengkapi dengan alunan lagu
Mengusir kegelisahan yang datang mengganggu
Ada
yang berbeda saat itu
Pemandang yang indah bagiku
Secercah cahaya matahari di sela-sela rintikan hujan
Mencoba memberi harapan
Pemandang yang indah bagiku
Secercah cahaya matahari di sela-sela rintikan hujan
Mencoba memberi harapan
Persahabatan yang seperti mimpi
Antara hujan dan matahari
Mempersembahkan pelangi di pagi ini
Memberi harapan baru bagi kaum insani
Antara hujan dan matahari
Mempersembahkan pelangi di pagi ini
Memberi harapan baru bagi kaum insani
terlalu mantap teman
BalasHapusmakasih dantut
BalasHapusGagah brooo... tdk d tmani asap rokok bgituuu.... hhhh
BalasHapusGagah brooo... tdk d tmani asap rokok bgituuu.... hhhh
BalasHapusTeo mnga ew
BalasHapusHhhhhh
Pengaruh tma modal kt weli ew