SURAT UNTUK AYAH
SURAT UNTUK AYAH (Klaudius Marsianus Juwandy)* pasangan paling romantis Untukmu yang selalu ku doakan, Ayah, bagaimana kabarmu, ku harap saat ini engkau masih duduk bersama mereka yang selalu kami sebutkan dalam doa. Jika nanti ayah tak sibuk, sempatkan diri untuk bertanya pada Tuhan tentang aoa arti sebuah kebahagiaan. Sebab begitu banyak orang yang aku temui, tk satu pun yang memberiku sebuah pencerahan untuk kesakitan ini Maaf Ayah, malam ini aku harus menangis lagi. Entah sudah berapa tahun diriku ini selalu berkutat dengan kenangan. Kenangan menjadi masalah dalam diriku dan air mata adalah hadiah yang ida berikan di kala malam. Ayah tahu, saat menjelang natal dua tahun lalu, sekolah kami mewajibkan untuk memanggil orang tua untuk menerima raport hasil kerja kerasku selama satu semester. Saat-saat seperti itu, aku seperti terjebak dalam sebuah kebingungan dan kesedihan. Ku lihat teman-temanku dengan bangganya menujuknan kepada teman-teman saat or...